Problematika Pembelajaran Matematika di SD - Pendidikan Matematika
Problematika Pembelajaran Matematika
di SD
Identifikasi
Problematika Pembelajaran Matematika di SD
Bagaimana pembelajaran matematika mempengaruhi kepribadian siswa di SD?
Matematika dapat mempengaruhi
kepribadian siswa SD karena Matematika melatih kemampuan menalar, kemampuan
berpikir kritis, dan kemampuan berpikir kreatif. Dengan diajarkan Matematika
sejak dini dapat meningkatkan kecerdasan siswa. Kegiatan-kegiatan siswa dalam
bermatematika akan membentuk kepribadian siswa untuk selalu percaya diri
terhadap kemampuannya, menjadi orang yang kreatif, menjadi orang yang selalu
berpikir kritis.
Bagaimana pandangan kita tentang prestasi belajar matematika di SD?
Prestasi belajar matematika SD masih
perlu ditingkatkan. Matematika di SD masih menekankan bagaimana cara
menghitung. Matematika di SD belum mengajarkan mengenai konsep-konsep dalam
matematika. Pembelajaran yang hanya mempelajari operasi hitung akan menutupi
kemampuan siswa untuk berpikir kritis, kemampuan menalar, dan kemampuan
berpikir kreatif Karena siswa tidak diberi kesempatan untuk berpikir
seluas-luasnya. Sehingga Pengetahuan dan Keterampilan siswa perlu diseimbangkan
agar prestasi belajar siswa tinggi.
Apakah pembelajaran matematika mampu membawa nilai-nilai moral?
Pembelajaran
matematika di SD mampu membawa nilai-nilai moral. Karena pembelajaran matemika
SD mengajarkan untuk selalu berpikir kritis, berpikir kreatif, berpikir logis,
dan percaya diri. Pembelajaran Matematika SD mengajarkan agar siswa selalu
sabar dan teliti untuk menemukan solusi, agar siswa mandiri tidak selalu
mencotek hasil pekerjaan orang lain, agar siswa tidak tergesa-gesa dalam
menetapkan pilihan, dan selalu percaya diri terhadap kemampuannya.
Bagaimana kita secara arif dan bijaksana menyikapi adanya sebagian guru atau siswa yang menghendaki cara-cara cepat atau trik dalam matematika?
Adanya
cara-cara cepat dalam bermatematika membuat menjadi tidak mandiri baik guru
maupun siswa. Cara cepat yang diberikan guru membuat cara berpikir siswa
menjadi sempit, Karena siswa terbiasa diberikan dengan hal yang praktis. Siswa
tidak didorong untuk berpikir kreatif dan kritis, sehingga membuat kemampuan
berpikir kreatif, kemampuan berpikir kritis, dan kepercayaan diri siswa menjadi
rendah.
Bagaimana mengimplementasikan metode penemuan secara baik pada pembelajaran matematika di SD?
Mengimplementasikan
metode penemuan secara baik pada pembelajaran matemmatika di SD adalah dengan
cara memberikan permasalahan melalui media benda-benda konkrit kemudian siswa mengamati
dan mengidentifikasi informasi apa saja yang ditemukan. Kemudian siswa diminta
mengajukan hipotesis. Siswa diberikan kebebasan dalam mencari solusi dari
permasalahan yang diberikan. Tugas guru hanyalah fasilitator. Kegiatan pembelajaran matematika dibuat
semenarik mungkin agar siswa tertarik belajar matematika.
Bagaimana guru mampu memfasilitasi agar siswa mampu belajar matematika dengan baik khususnya dalam mengembangkan kemampuan matematika (mathematical thinking)?
Yang
terpenting dalam pembelajaran matematika khususnya dalam mengembangkan
kemampuan matematika adalah guru harus
memberikan kesempatan siswa mecari solusi dari permasalahan yang diberikan. Sehingga
siswa terlatih dalam kemampuanya berikir kritis, kreatif, dan logis. Guru juga
dapat memberika inovasi pembelajaran yang berkaitan dengan pembelajaran dalam
mengembangkan kemampuan matematika siswa.
Bagaimana menghilangkan persepsi bahwa matematika adalah sulit?
Salah
satu cara menghilangkan persepsi bahwa matematika adalah sulit adalah
memberikan pembelajaran matematika yang berupa kegiatan-kegiatan bermatematika
yang menarik dan menyenangkan. Pembelajaran matematika di SD lebih cenderung
menggunakan perangkat media pembelajaran atau alat peraga pembelajaran atau
benda-benda konkrit sehingga siswa belajar matematika seperti sedang bermain
matematika. Dengan pembelajaran matematika seperti itu membuat siswa lebih
berminat belajar matematika dan menganggap matematika tidaklah sulit. Kemudian
guru harus dapat membuat inovasi pembelajaran agar pembelajaran matematika
tidak membosankan.
Apakah perbedaan mendasar antara matematika sekolah dan matematika murni?
Matematika
sekolah menghubungkan dengan kehidupan sehari-hari, sehingga matematika sekolah
memikirkan tujuan praktisnya. Sedangkan matematika murni lebih tinggi dari
matematika sekolah. Matematika murni merupakan matematika yang abstrak sehingga
tidak memikirkan tujuan praktisnya.
Bagaimana perbandingan antara pembelajaran matematika SD di Luar Negeri dan di Indonesia?
Pembelajaran
matematika SD di Luar Negeri lebih mengajarkan konsep bagaimana menghitung.
Anak SD dibebaskan untuk berpikir kreatif untuk mencari solusinya. Pembelajaran
SD lebih menekankan kegiatan-kegiatan bermatematika yang menyenangkan.
Sedangkan pembelajaran matematika di Indonesia masih menekankan mengenai
operasi hitung. Tidak mempelajari konsep berhitung. Pembelajaran matematikanya lebih
ke mengerjakan soal-soal latihan, belum berisi serangkaian kegiata-kegiatan
bermatematika yang menyenangkan. Sehingga membuat matematika terlihat sangat
sulit bagi siswa.
Apakah benar bahwa matematika adalah seni dan bagaimana sikap guru dalam pembelajaran matematika di SD?
Ya,
benar. Dalam pembelajaran matematika SD, matematika juga merupakan seni. Misalkan
dalam materi geometri, guru dapat
meminta tolong ke siswanya untuk menggambar berbagai macam bentuk segitiga dan
mewarnainya.
Dengan memahami problematika pembelajaran matemtatika ini, semoga pendidikan di Indonesia menjadi lebih baik.
Berikut saya berikan link terkait beberapa foto mengenai pembelajaran matematika SD yang dapat dijadikan referensi pembelajaran matematika di SD.
Sumber :
Philosophy, Psychology, Spiritual, Character, Mathematics Education, Lesson Study, Indonesia
Problematika Pembelajaran Matematika di SD
Foto Pembelajaran Matematika SD
Problematika Pembelajaran Matematika di SD
Foto Pembelajaran Matematika SD
Rekan-rekan
dapat memberikan tanggapan artikel tersebut dengan menuliskan komentar
dibawah ini. Komentar diharapkan menggunakan bahasa yang sopan dan
santun.
Komentar
Posting Komentar